 |
Foto bersama PAI bidang JPH dengan Kasi Garazawa, Syarif Hidayat dan Penyuluh Fungsional Pendamping, Sri Mulyati (tengah baju abu-abu) di rumah Ahmad Mufaqih Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet, Rabu (10/3/2021). (Foto: Dok JPH)
|
PURBALINGGA
– Ada 20 orang Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS yang tergabung dalam bidang
Jaminan Produk Halal (JPH) Kantor Kemenag (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga,
Jawa Tengah.
Sembilan penulis terbaik yang kami rangkum dalam satu narasi ini, adalah berdasarkan artikel yang ditulis pada acara pelatihan menulis informasi positif dipertemuan rutin JPH dan dipublikasikan di blog pribadi masing-masing penulis dan website Kemenag Purbalingga.
Berikut artikel dari 9 penulis terbaik yang sudah kami edit.
1. Ahmad Mufaqih / KUA Mrebet 2
Judul : Ini Topik Bahasan
Pertemuan Rutin PAI Bidang Produk Halal Kankemenag Purbalingga
Penyuluh
Agama Islam (PAI) Bidang Jaminan Produk Halal (JPH) Kantor Kementerian Agama
(Kankemenag) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menggelar pertemuan rutin.
Dalam
pertemuan yang digelar di Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten
Purbalingga pada Rabu, (10/3/2021) tersebut diantaranya membahas hal yang
terkait dengan program Zona Integritas (ZI) Kankemenag Purbalingga.
Selain
itu juga membahas dan mendiskusikan tentang prosedur dan pendampingan pembuatan
Sertifikat Halal untuk produk maknan dan
minuman yang ada di masyarakat. Kemudian juga dibahas tentang upaya peningkatan
tugas dan fungsi (tupoksi) Penyuluh Agama Islam dalam peningkatan dakwah
melalui internet dan pelayanan di KUA.
Hadir
juga dalam acara tersebut, Penyuluh Fungsional Sri Mulyati dan Penyuluh Non PNS
dari dua puluh KUA yang ada dilingkungan Kankemenag Purbalingga.
https://faqieh123.blogspot.com/2021/03/pertemuan-pai-bidang-jaminan-produk.html
2.
Fitriani Pusporini / KUA
Padamara
Judul : PAI Bidang JPH Mendunia Melalui Sosmed
Penyuluh
Agama Islam (PAI) Bidang Jaminan Produk Halal (JPH) Kantor Kementerian Agama
(Kankemenag) Purbalingga, Jawa Tengah berusaha mewujudkan dakwah melalui Sosial
Media (Sosmed) sehingga bisa mendunia.
Demikian
salah satu hasil diskusi dalam pertemuan rutin PAI bidang JPH di kediaman Faqih
di Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Rabu (10/3/2021).
Menurut
penulis, hal tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi PAI bidang JPH
untuk melaksankan kegiatan kepenyuluhan dengan memposting pesan-pesan agama dan
kebijakan pemerintah.
Antusiasme
PAI bidang JPH dalam usahanya berdakwah melalui internet dan pemanfaatan sosial
media, selaras dengan program Zona Integritas (ZI) yang sedang digaungkan oleh
Kankemenag Purbalingga.
Dalam
kesempatan acara itu, Kasi Garazawa Kankemenag Purbalingga Syarif Hidayat dan
Sri Mulyati selaku Penyuluh Fungsional pendamping JPH, sama-sama menegaskan
bahwa setiap PAI untuk bersama-sama mensukseskan ZI salah satunya dengan
memberikan pelayanan terbaik di KUA masing-masing.
Hadiri
dalam acara tersebut, Ketua JPH, Samiin dan sembilan belas penyuluh lainya.
https://fitrianapusporini.blogspot.com/2021/03/pai-bidang-jph-mendunia-melalui-medsos.html
3.
Samiin / KUA Mrebet 1
Judul : Hadiri Rapat Bidang JPH, Kasi Garazawa Tekankan
Pentingnya Sukses ZI
 |
Ketua JPH, Samiin (Foto: Imam ES)
|
Dalam
kesempatan saat memberikan pengarahan, Kasi Garazawa Kankemenag Purbalingga
Syarif Hidayat, menekankan untuk suksesnya program Zona Integritas (ZI) di
lingkungan Kementerian Agama Purbalingga, Jawa Tengah.
Hal itu
disampaikannya pada acara pertemuan rutin Penyuluh Agama Islam (PAI) bidang
Jaminan Produk Halal (JPH) Kankemenag Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu
(10/3/2021).
“Suksesnya
program ZI, adalah kepentingan kita semua. Dan masyarakat luas juga yang akan
merasakan” katanya.
Dalam
kesempatan tersebut juga diisi dengan belajar menulis berita di sosial media seperti
blog. Pelatihan dipandu oleh PAI dari KUA Kaligondang, Imam Edi Siswanto atau
yang akrab disapa IES.
Hadir dalam pertemuan tersebut Penyuluh fungsional pendamping JPH Sri Mulyati, Ketua
PAI bidang JPH Samiin dan PAI Jaminan Produk Halal dari 20 KUA di Purbalingga.
https://samiinalmuvid.blogspot.com/2021/03/blog-post.html
4.
Siti Rofiqoh / KUA Bojongsari
Judul : Alhamdulillah, Sertifikat Halal Gratis
Program
sertifikat halal gratis adalah menjadi peluang bagi produsen makan dan minuman
untuk melegalkan produk.
Demikian
diungkapkan oleh Kasi Garazawa Kankemenag Purbalingga, Syarif Hidayat dalam
acara pertemuan rutin Penyuluh Agama
Islam (PAI) bidang Jaminan Produk Halal (JPH) Kankemenag Purbalingga, Jawa
Tengah, Rabu (10/3/2021).
“Kita akan
mendampingi pelaku usaha dalam proses pengurusan sertifikat halal di kantor
kemenag Purbalingga. Dan ini gratis,” ucapnya.
Masih
terkait program ZI, Sri Mulyati selaku Penyuluh Fungsional pendamping dari
Kankemenag Purbalingga untuk bidang JPH, mengingatkan agar para PAI saat
bekerja di KUA harus melaksanakan tugas dan pelayanan pada masyarakat secara
maksimal.
Sebelumnya
dalam acara sambutan dan kajian rutin, Ketua JPH Samiin mengingatkan agar kita
untuk selalu berhati-hati dalam makan dan minuman.
Karena
menurutnya, sekali makan atau minum sesuatu yang haram maka dalam 40 hari
kedepan doa ketika tidak dikabulkan oleh Allah SWT.
Selain itu
dalam acara rutin ini juga diisi pelatihan menulis untuk website dan blog atau
sosial media (sosmed) yang kedua oleh Imam Edi SIswanto atau IES.
Hadir dalam pertemuan tersebut Penyuluh fungsional pendamping JPH Sri Mulyati,
Ketua PAI bidang JPH Samiin dan PAI Jaminan Produk Halal dari 20 KUA di
Purbalingga.
5.
Ibnu Mas’ud / KUA
Kejobong
Judul : Pentingnya Makanan Halal Bagi Manusia
Pentingnya
Makanan Halal Bagi Manusia menjadi topik utama dalam diskusi yang digelar pada
rapat rutin Penyuluh Agama Islam (PAI) bidang Jaminan Produk Halal (JPH)
Kankemenag Purbalingga, Jawa Tengah.
Kajian
bertema makanan dan minuman halal yang disampaikan oleh Ketua bidang JPH
Samiin, kali ini digelar di Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten
Purbalingga, Jawa Tengah, Rabu (10/3/2021).
Dari
diskusi dan kajian soal makanan dan minuman halal, saya berpendapat bahwa
manusia sebagai mahluk sosial tentu tidak bisa hidup sendiri. Karena untuk
memenuhi kebutuhan primer maupun sekunder sangat membutuhkan bantuan orang
lain.
Sebagaimana
firman Allah swt dalam surat Al Baqoroh ayat 172 yang berbunyi
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُلُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ
مَا رَزَقْنٰكُمْ وَاشْكُرُوْا لِلّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ
Yang artinya, Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah
dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada
Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.
Bahkan makanan halal juga sangat penting untuk
keselamatan baik di dunia dan ahirat. Sebagai mana dijelaskan dalam hadis nabi
Muhammad SAW.
كُلُّ لَحْمٍ وَدَمٍ نَبَتَا مِنْ سُحْتٍ
فَالنَّارُ أَوْلَى بِهِمَا
artinya “Setiap daging dan darah yang tumbuh dari
perkara haram, maka neraka lebih utama terhadap keduanya,” (HR Al-Thabrani). Maka
dari itu, saya mengajak marilah kita jaga makanan kita agar selamat.
Damikian
uraian singkat diskusi tersebut.
Usai
diskusi, selanjutnya acara diisi dengan pembinaan oleh Kasi Garazawa Kankemenag
Purbalingga, Syarif Hidayat tentang Suksesnya program Zona Integritas (ZI)
Kankemanag Purbalingga.
Kemudian
tentang pendampingan Sertifikasi Produk Halal dan pembahasan peningkatan peran
penyuluh di tengah masyarakat.
Diahir
acara, dilanjutkan pelatihan menulis tingkat dasar untuk website, blog dan
sosial media yang dipandu oleh PAI dari KUA Kaligondang Imam Edi Siswanto.
Hadir dalam
pertemuan, Penyuluh Fungsional Pendamping JPH, Sri Mulyati, Ketua PAI bidang
JPH Samiin dan PAI Jaminan Produk Halal dari 20 KUA di Purbalingga serta empat
orang PAI dari KUA Mrebet.
https://masibnumasud.blogspot.com/2021/03/pentingnya-makanan-halal-bagi-manusia.html?showComment=1615520153561#c7220635362330645904
6. Pujianto / KUA Pengadegan
Judul : Gencarkan Dakwah Halal, PAI Bidang JPH
Kompak Menulis Bareng
Gencarkan dakwah dan sosialisasi Produk Halal di internet dan sosial media,
Penyuluh Agama Islam (PAI) bidang Jaminan Produk halal (JPH) Kantor Kementerian
Agama (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah kompak menulis dan
menyusun bareng sebuah berita atau artikel.
Kegiatan
menulis bareng digelar usai acara pertemuan rutin di kediaman Faqih di Desa
Kradenan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah , Rabu
(10/3/2021).
Materi
pelatihan jurnalistik dasar disampaikan oleh Imam Edi Siswanto atau yang akrab
di sapa Pak IES dari PAI KUA Kecamatan Kaligondang.
Dalam
kesempatan menyampaiakn materi, IES mengungkapkan keprihatinnnya bahwa media dan
informasi yang berbasis agama di internet masih kalah jauh dengan dengan media-media
mainstream lainya.
Untuk itu, menurutnya
jika PAI dalam berdakwah tidak melalui internet atau sosial media maka jangkauannya
sangat terbatas. Belum lagi tantangan yang hadapi para PAI bidang Produk Halal terkait
produk haram atau produk yang subhat dan berita hoaks yang bertebaran di sosmed.
Maka dari
itu, IES mengajak seluruh PAI untuk memperluas jangkaun dakwahnya dengan memanfaatkan
teknolohi informasi melalui internet dan sosmed.
Dengan PAI
hadir di dunia internet, selain meramaikan menurutnya juga bisa menjadi menjadi
penyeimbang informasi. Dan sukur tulisan atau atrtikelnya bisa menjadi rujukan
bagi masyarakat. Karena informasi yang disampaikan adalah pemberitaan yang
benar, akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.
Hadir dalam
pertemuan, Kasi Garazawa Kankemenag Purbalingga Syarif Hidayat, Penyuluh
Fungsional Pendamping JPH, Sri Mulyati, Ketua PAI bidang JPH Samiin dan PAI
Jaminan Produk Halal dari 20 KUA di Purbalingga serta empat orang PAI dari KUA
Mrebet.
https://jiepoer.wordpress.com/2021/03/11/46/
7.
Estin Hidayat / KUA Kutasari
Judul : Di Desa Kradenan, PAI Bahas Produk Halal
Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten
Purbalingga, Jawa Tengah menjadi tempat pelaksanaan kegiatan rapat rutin oleh
Penyuluh Agama Islam (PAI) Bidang Jaminan Produk Halal (JPH) Purbalingga, Rabu
(10/3/2021).
Pertemuan dihadiri Kasi Garazawa Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Syarif Hidayat dan Penyuluh Fungsional
Ibu Sri Mulyati. Kemudian PAI dari 20 KUA seKabupaten Purbalingga dan ditambah
empat orang PAI dari KUA Kecamatan Mrebet.
Ketua
bidang Produk Halal Samiin dalam kata sambutan dan kajianya mengatakan tentang
pentingnya menjaga diri dan keluarga dari makanan halal, haram dan subhat.
Ia berpesan
bahwa dalam surat Abasa ayat 24, bahwa
maka hendaklah manusia memperhatikan apa yang dimakannya. Maksud dari
ayat diatas adalah harus memakan makanan
yang halal. Dan menghindari atau menjauhi
sesuatu yang haram.
Kasi
Garazawa Kankemenag Purbalingga, Syarif Hidayat dan Penyuluh Fungsional
Pendamping JPH, Sri Mulyati yang hadir dalam kesempatan itu keduanya meminta
agar PAI bisa mendampingi para pemilik usaha dalam proses pengurusan sertifikat
halal.
Dan PAI Non
PNS juga diminta untuk membantu pekerjaan di KUA masing-masing, agar masyarakat
semakin puas dan nyaman dalam pelayanan sesuai program Zona Integritas yang
sedang digaungkan oleh Kankemang Purbalingga.
8. Maftuhatirrohmah / KUA Karangmoncol 2
Judul : Samiin: Makanan Halal dan Toyib Jadikan
Hati Bersih
Ketua
Bidang Jaminan Produk Halal (JPH) Penyuluh Agama Islam (PAI) Kankemenag
Purbalingga, Jawa Tengah Samiin mengatakan memakan dan meminum yang halal dan
toyib menjadikan hati bersih.
Demikian
dikatanya dalam sambutan sekaligus kajian di acara pertemuan rutin bidang JPH
di kediaman Faqih di Desa Kradenan, Kecamatan Mrebet, Rabu (10/3/2021).
“Makanan
halal dan toyib itu membersihkan dan melembutkan hati. Maka dengan hati yang
bersih doa pun akan terkabul. Sebaliknya maknan haram mengakibatkan tertolaknya
doa,” ungkapnya.
Pesan
singkat dan padat tersebut menjadi bahan diskusi yang cukup hangat, mengingat
makan dan minum adalah kebutuhan primer yang dikonsumsi setiap hari oleh
manusia. Maka tidak heran jika diskusi yang bertema seputar halal,mulai dari
dasar hokum, perundang-undangan dan problematika dimasyarakat selalu hangat
untuk didiskusikan.
Usai acara
diskusi, dilanjutkan dengan pembinaan dari Kasi Garazawa Syarif Hodayat, ia
mengajak PAI di Kabupaten Purbalingga untuk mensukseskan Zona Integritas (ZI).
Dengan mewujudkan wilayah yang bebas korupsi dan gratifikasi.
Diminta
juga agar PAI bisa mendampingi para pemilik usaha kecil dan menengah selama
proses pembuatan sertifikat halal.
PAI Fungsional
selaku pendamping bidang JPH, Hj. Sri Mulyati juga menekankan agar PAI juga
untuk memberikan pelayanan di KUA dengan maksimal dan dengan santun dan baik.
Acara
ditutup dengan kegiatan pelatihan membuat dan menyusun berita untuk blog dan
sosial media oleh Imam Edi Siswanto atau IES dari KUA Kaligondang.
http://purbalingga.kemenag.go.id/berita/read/samiin-makanan-halal-dan-toyib-jadikan-hati-bersih-
9.
Sholihah Juliana / KUA Rembang
Judul : Ini Cerita Pertemuan Penyuluh Produk
Halal yang Kaya Manfaat
Seperti biasa Penyuluh Agama Islam (PAI) bidang Jaminan Produk Halal (JPH) se
Kabupaten Purbalingga, Jawa tengah mengadakan pertemuan rutin yang digelar setiap
dua bulan sekali.
Pertemuan kedua
selama masa pandemi Covid-19 dilaksanakan di rumah Ahmad Mufaqih di Desa
Kradenan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Rabu (10/3/2021).
Hadir, Kasi
Garazawa Kankemenag Purbalingga Sarif Hidayat.
Kemudian Sri Mulyati selaku Penyuluh Fungsional pendamping bidang JPH
dan Ketua Penyuluh bidang JPH Samiin.
Sharing
materi mengawali bahan diskusi yang diisi oleh Ketua bidang JPH, Samiin. Dilanjutkan
dengan pembinaan oleh kasi Garazawa dan Penyuluh Fungsional selaku pendamping,
dengan demikian suasana acara semakin hangat dan kaya manfaat.
Samiin
dalam sambutannya dan kajian materi seputar perkara halal, syubhat dan haram.
Menurutnya ketiga perkara tersebut memiliki dampak tersendiri. Perkara halal
akan memberi ketenangan hati, perkara syubhat akan menggelapkan hati dan
perkara haram akan membuat hati mati.
Usai
kajian, selanjutnya diisi oleh Imam Edi Siswanto dengan materi pandangan
tentang pentingnya menulis dan berliterasi digital. Untuk itu, ia mengajak
kepada seluruh PAI di Kabupaten Purbalingga agar bias mengenal, menyukai dan
sukur mewarnai dunia digital dalam berdakwah.
Sebagai
bukti bahwa PAI bidang JPH serius menyikapi tantangan dan peluang tersebut,
maka diahir acara pertemuan langsung megadakan pelatihan dan menyusun berita
dan artikel untuk dipublish di blog masing-masing.
Berikutnya
saat pembinaan yang diisi oleh Sarif Hidayat dan Sri Mulyati setidaknya ada
tiga antara lain.
1. Prosedur
pengajuan Sertifikat halal
Sri Mulyati mengimbau
kepada penyuluh bidang JPH untuk memahami betul prosedurnya. Hal ini bertujuan
agar kelak bisa membantu pendampingan kepada masyarakat pemilik usaha yang
ingin mengajukan sertifikat halal.
Kasi GaraZawa menegaskan
bahwa permohonan sertifikat halal itu gratis dan ada pendampingan dari Satgas
di Kankemenag untuk para pemilik usaha. Penyuluh diharapkan mensosialisasikan
ini kepada masyarakat.
2. Zona
Integritas (ZI)
Dalam rangka menyukseskan
ZI, penyuluh selain menguasai tupoksi juga diharapkan ikut serta membantu
pelayanan KUA dengan pelayanan sebaik mungkin. Sehingga tamu merasa nyaman dan
tidak kesulitan.
Sri Mulyati juga
mengimbau penyuluh untuk membantu menyosialisasikan
terkait biaya nikah di luar KUA kepada masyarakat agar tidak ada
kesalahpahaman.
Sementara, Kasi Gara Zawa
menambahkan pelayanan terhadap tamu difabel juga perlu diperhatikan.
3. Literasi digital
Nah, hal yang menambah
menarik dari pertemuan kali ini adalah ada sesi belajar literasi digital
bersama Imam Edi Siswanto (IES).
IES dalam sambutannya
menyampaikan bahwa penyuluh saat ini harus menguasai media sosial dan
banyak-banyak berliterasi.
Tanpa basa-basi
rekan-rekan penyuluh bidang JPH langsung belajar bersama membuat berita.
Dijelaskan oleh IES, bahwa untuk membuat suatu berita harus mengandung unsur 5W
+ 1H, topiknya menarik, tidak typo dan tidak bertele-tele isi narasinya.
Demikian,
menurut saya jumpa rutin kali ini penuh manfaat dan seru. Sharing materi
seputar JPH menambah ilmu.
Pembinaan
menjadikan para penyuluh semakin semangat meng upgrade kualitas diri sehingga
bisa menjalankan tupoksi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan
baik.
Belajar
literasi digital membuat penyuluh ngeli
(ngeli; bahasa Jawa yang artinya
mengikuti aliran air tetapi tidak hanyut terseret arus) dengan perkembangan
zaman saat ini.
Dan penyuluh diharapkan lebih kekinian dengan jangkauan
kepenyuluhan yang lebih luas.(*)
https://tibaurip721.blogspot.com/2021/03/jumpa-rutin-penyuluh-bidang-jph-seru_10.html
http://purbalingga.kemenag.go.id/berita/read/ini-cerita-pertemuan-penyuluh-produk-halal-yang-kaya-manfaat
Editor :
Imam Edi Siswanto (IES) KUA Kaligondang