Sabtu, 23 Januari 2021

Vide Belajar dan Penjelasan Singkat Iqro'Jilid 1 Halaman 19-22 Bersama Pak Ies

 

 

Video dan Penjelasan Singkat Belajar Iqro' Jilid 1

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Salam sejahtera bagi kita sekalian, puji syukur kehadirat Allah SWT, sholawat dan salam kita haturkan kepada junjungan nabi Muhammad saw.

Ungkapan rasa syukur yang tak terhingga, kami bisa menghadirkan video pembelajaran untuk membaca al Quran dengan metode Iqro’ melalui youtube.

Metode Iqro adalah proses belajar secara cepat, pertama yakni dengan metode CBSA (Cara Belajar Santri Aktif) guru atau ustadz guru sebagai penyimak saja. Tidak perlu menuntun, kecuali hanya memberikan petunjuk atau contoh pokok pelajaran saja.

Kedua yakni metode privat, yakni penyimakan seorang demi seorang atau anak per anak dalam kelompok kecil dengan dipandu oleh ustadz.

Kemudian metode yang ketiga adalah Asistensi, yakni Santri yang lebih tinggi jilidnya bisa dapat membantu menyimak santri lain.

Demikian tiga metode membaca Iqro yang kami sarikan dari buku Iqro karya KH. As’ad Humam, Balai Litbang LPTQ Nasional Team Tadarus AMM Yogyakarta, Edisi Revisi Tahun 2017.

cara membaca bunyi huruf hijaiyah dengan langsung membunyikan huruf.  Sehingga bagi pembaca pemula atau anak-anak diharapkan langsung bisa membaca dengan baik.

Dalam metode Iqro’ Jilid 1 memang belum dijelaskan tentang harakat fathah dengan bunyi “a”, kasroh dengan bunyi “I” dan domah dengan bunyi “u”. Target awal adalah langsung bisa membaca huruf hijaiyah.

Pada tahap jilid berikutnya penjelasan itu akan dijelaskan seiring penjelasan singkat tajwid praktisnya. Sehingga pembaca pemula atau santri dengan sendirinya akan mengenai ketentuan dan kaidah membaca huruf hijaiyyah.

Lebih jelasnya bapak/ibu/Sdr/I bisa membaca petunjuk pada awal halaman pada tahapan/tiap jilid baru.

Dan kami menyarankan, bahwa proses belajar melalui akun youtube ini hanya bersifat membantu. Untuk itu ada baiknya belajar membaca al Quran bisa di damping oleh Ustad/zah yang ada dilingkungan anda.

Terlebih bagi anak-anak mulai dari TK hingga Kelas 9 SMP/MTs, kami sarankan untuk tetap belajar mengikuti lembaga TPQ di lingkungan rumah terdekat.

Kemudian untuk pindah halaman atau kenaikan jilid, santri diharapkan benar-benar sudah sudah menguasai. Maka jika masih ada kesalahan baca, santri belum bisa naik halaman atau naik jilid berikutnya.

Demikian, penjelasan singkat kami, semoga bermanfaat dan selamat belajar.

Terimakasih

Wassalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. (IES)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Foto Rapat Kerja (Raker) PD IPARI Purbalingga

    Rapat Kerja (Raker) PD IPARI Purbalingga, Anrawina Owabong, Kamis (22/2/2024)  (FOTO: Imam Edi Siswanto) Berikut Rapat Komisi/Bidang dan...