Kamis, 09 April 2020

Pengajian Online: Ini Dua Kalimat yang Ringan di Lisan Namun Berat di Timbangan


Ilustrasi (Grafis: Imam ES)

Dalam menghadapi situasi pandemi virus Covid-19 ini, ketenangan bathin sangatlah penting. Hal ini untuk memberikan ketenangan, ketentraman dan membangun optimisme serta berfikir positif.

Untuk itu, Saudaraku kaum muslimin dimana saja berada mengingat atau berdzikir kepada Allah adalah sebuah ibadah yang sangat di anjurkan oleh Islam. Seperti firmanya dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 152.
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu,, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (Q.S. Al-Baqarah:152)

Begitu indahnya, Allah mengingatkan dan mengajak umatNYA untuk mengingat Tuhanya. Karena sangatlah beruntung, disaat kita mengingat Allah, Allah SWT-pun akan mengingat kita. Dan ini adalah kenikmatan yang luar biasa. Siapa yang tidak senang dan bahagia saat Allah SWT mengingat hambaNYA.


Dengan demikian apa sih dua kalimat yang ringan saat diucapkan, namun memiliki nilai atau pahala yang besar. OK, ini hadisnya.
كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ، ثَقِيلَتَانِ فِى الْمِيزَانِ ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu “Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim” (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung). (HR. Bukhari no. 6682 dan Muslim no. 2694)

Subhanallahi Wabihamdih maknanya adalah anda menyucikan Allah ta’ala dari segala aib dan kekurangan dan anda menyatakan bahwa Allah Maha sempurna dari segala sisi. Hal itu diiringi dengan pujian kepada Allah –wabihamdih- yang menunjukkan kesempurnaan karunia dan kebaikan yang dilimpahkan-Nya kepada makhluk serta kesempurnaan hikmah dan ilmu-Nya (lihat Syarh Riyadh as-Shalihin li Ibni Utsaimin, 3/446)

Subhanallahil ‘Azhim maknanya adalah tidak ada sesuatu yang lebih agung dan berkuasa melebihi kekuasaan Allah ta’ala dan tidak ada yang lebih tinggi kedudukannya daripada-Nya, tidak ada yang lebih dalam ilmunya daripada-Nya. Maka Allah ta’ala itu Maha agung dengan dzat dan sifat-sifat-Nya (lihat Syarh Riyadh as-Shalihin li Ibni Utsaimin, 3/446).

Demikian pengajian online singkat kali ini, semoga bermanfaat. Dan semoga kita selalu dibimbing untuk selalu ingat kepada Allah Yang Maha Suci, aamiin.

#MT Khaerun Nisa
#MT At Taqwa
#MT An Nuur
#MT Nurul Iman
#MT Jumat Manis
#MT Malam Rabu
#Sabar
#Shalat
#Ikhtiar
#berdoa
#berdzikir
#bersedekah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berita Foto Rapat Kerja (Raker) PD IPARI Purbalingga

    Rapat Kerja (Raker) PD IPARI Purbalingga, Anrawina Owabong, Kamis (22/2/2024)  (FOTO: Imam Edi Siswanto) Berikut Rapat Komisi/Bidang dan...